ISEI Berharap Kue Pembangunan Bisa Dinikmati Pemerintah Daerah.
konfrensi ISEI
Warta kampus-majalahburungpas.com, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sukses mengelarkongres ke XVIII di hotel RIch Yogyakarta yang dibuka oleh Wakil Presiden, Budiono baru-baru ini. Agenda kongres selain memilih ketua umumISEI, yang akhirnya terpilih kembali Darwin Nasution juga menghasilkan beberapa rekomendasi.
Dalam jumpa Pers yang di gelar seuasi penutupan Darwin Nasution mengatakan hasil rekomendasi tersebut antara lain kebijakan desentralisasi atau otonomi daerah merupakan suatu pilihan yang tidak dapat terbantahkan karena partisipasi dalam bidang peran social ekonomi memerlukansistem ekonomi dimana daerah harus mengambil peran yang lebih besar.
Diakuinya adanya keleluasaan pemerintah daerah dalam penggunaan sumber daya fiscal yang memang ada dampakpositifnya namun dibalik itu masih ada dampak negative,yakni masih adanya kesenjangan ekonomi yang terjadi di daerah dimana akseskepada pemerintah hanya dimiliki oleh segelintir orang di sekitar kekuasaan politik.
Dicontohkannya, dampak negative tersebut antara lain belanja pegawai, berupa gaji, serta belanja rutin untuk keperluan birokrasi yang mencapai 80%. Sehinggadi sini masyarakat seolah menjadi obyek.
Melihat dampak negative tersebut, lanjutnya, ISEI berharap paling tidak30% dana dariAPBD diatur oleh pemerintah pusat dan diwajibkan kepada pemerintah daerah agar disalurkan ke pembangunan ekonomi masyarakat,terutama infrastruktur dengan mempertimbangkan kemampuan daerah dalam merealisasikan untukkesejahteraan masyarakat.
Lebih jauh Darwin mengungkapkan hal terpenting dalam otonomi daerah yaitu dapat meningkatkan kapasitas ekonomi daerah. Sehingga nantinya daerah akan mampu mengoptimalkan perfoma sumber daya dengan baik.
Dalam penutupan kongres ISEI XVIII,panitya kongres juga menyampaikan untuk pelaksanaan Kongres berikutnya akan dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara. **anjar
