Koh Bing, pengusaha Emas, "Ramah, sopan, rilek kunci sukses menjaring relasi Bisnis


KOH BING DI TOKO EMASNYA JL. ADI SUCIPTOO YOGYA

Majalahburungpas.com, Pengamat  pemberitaan  media  massa,  Yogyakarta R.Herianto Kurniawan,  MBA atau lebih akrab dipanggil  Koh  Bing dalam wawancara dengan media burung online ini beberapa hari yang lalu, Dia mengatakan dalam setiap usaha di perlukan sebuah setrategi yang jitu, hal ini agar kemampuan berusaha dapat lebih dinamis dalam menjaga dan menstabilkan produknya.

Setrategi ini, bukan hanya untuk sebuah usaha saja, namun bisa di terapkan dalam bidang yang lain semisal  jasa atau bidang yang terkait kepentingan umum.

Lebih lanjut, Kohbing yang membuka usaha Toko Emas BatanganHk di jalan Laksada Adi Sucipto, 47 Yogya tersebut menguraikan,gagasan yang mampu mendulang prestasi usaha agar lebih baik perlu kita sajikan.

Bagian dari setrategi  usaha yang tidak mengabaikan tatanan sosial adalah menerapkan langkah Dinamis, Sopan serta Ramah.

Setrategi Dinamis, artinya pemilik usaha atau kru management yang berhadapan langsung dengan masyarakat umum, tak perlu kaku dalam  setiap memberikan informasi usaha, walaupun pada kenyataannya di lapangan terkadang ada calon pembeli atau konsumen yang hanya hanya lihat-lihat atau sekedar cari informasi, dengan langkah dinamis, tak di sangka di mungkinkan lain hari orang tersebut justru akan kembali lagi untuk menjadi mitra kita.

Kedua “Sopan” dalam arti yang luas, bahwa setiap usaha di perlukan ketegasan berfikir dalam menyampaikan informasi produk, artinya ketika di hadapkan dalam sebuah tanya jawab, kita perlu berkata, enak serta halus tak menyakitkan, juga menegaskan perkataan yang terperinci, bahkan dengan raut muka yang bersahabat, akan menjadi bagian dari sebuah kunci keberhasilan.

Ketiga, adalah Ramah, sikap yang di maksud adalah dalam menghadapi pihak lain atau costumer kita mampu memberikan keterangan yang jelas dan tidak membeda-bedakan,atau bertele tele.

Nah dengan sikap keramahan ini,  shoo pasti dapat menjadi rentetan dari mata rantai, karena ramah merupakan bagian dari system yang positif dalam mengadapi berbagai tantangan, apalagi pesaing atau competitor yang terkadang hanya  mengedepankan “Yang penting produk terjual, tetapi mengabaikan prinsif ketiga di atas.

Dari ke tiga norma tersebut,dapat di kata sesuai  dengan pepatah yang mengatakan JIA CHI BU  DIAN  atau berpura-pura  bodoh namun menyimpan kecerdikan.

Strategi Tiongkok ini sudah biasa dilakukan oleh para penguasa atau pengusaha, terutama bila  berhadapan dengan musuh  yang lebih kuat, dengan menerapkan Dinamis, Sopan dan Ramah, maka akan di dapat sikap yang mampu mengontrol diri sendiri bahkan lawan.

Nah yang cukup menguntungkan, bersikap  low profile atau bahkan  berpura  pura bodoh, juga akan mengendurkan musuh selain menumbuhkan kewaspadaan.  Dengan bersikap seperti ini, di lain hal kita dalam kesempatan juga bisa melihat kondisi lawan atau competitor dengan cara yang seimbang”, papar  Koh  Bing pemilik usaha emasbatangan atau toko Mas Kranggan Group tersebut. ‘team red’

 

 

Sharing Berita

Berita Terkait


1 Komentar


Agus setyawan
28 May 2012

Salut buat kohbing dan atas artikelnya yang sangat bagus

Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi