Jelang Bulan Suci Ramadhan, "Warga Jogja lakukan adat Padusan"


"ILUSTRASI PADUSAN JELANG RAMADHAN"

Media inspirasi, majalahburungpas.com, Menjelang bulan Suci Romadlon bagi warga umat Islam telah memiliki adat padusan. Adat Padusan merupakan mandi besar ini, yang di lakukan oleh sebagian warga dengan mendatangi berbagai tempat yang di anggap airnya bersih.

Mandi atau membersihkan diri dengan mandi besar sebelum menjalankan Ibadah Puasa Romadhon biasanya di lakukan dengancara berombongan. Dalam aktifitas ini, warga ada yang memilih tempat mandi semisal,  di sebuah telaga, Kolam renang, laut, serta sumber mata air atau sungai sebagai tempat untuk membersihkan diri, agar di dalam menunaikan ibadah puasa sudah bersih  lahir batin.

Tentu saja tempat-tempat yang di pakai  untuk mandi atau padusan jelang Romadhon tersebut berdampak lokasi menjadi ramai, karena kedatangan rombongan wisatawan Padusan. Di Yogyakarta sendiri biasanya, sehari menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi padusan sudah ramai di berbagai tempat, hal ini karena Padusan memiliki kekentalan sosial  di masyarakat Yogyakarta, hingga padusan  ini memiliki tradisi yang unik.

Di Sleman setidaknya ada 4 (empat) lokasi yang biasa digunakan untuk tradisi padusan secara massal, yaitu Umbul Pajangan Pendowoharjo Sleman, Sendang Klangkapan Margoluwih Seyegan, Sendang Ngepas Lor Donoharjo Ngaglik, dan Umbul Temanten Umbulharjo di Cangkringan.

            Demikian disampaikan Kepala Seksi Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Wasita, SS, MAP, Jum’at 29 Juli 2011 di kantornya Jl. KRT Pringgodiningrat Beran Tridadi Sleman.

Wasita menambahkan bahwa pengalaman pada tahun 2010 silam ke empat lokasi tersebut banyak diminati warga masyarakat untuk melaksanakan tradisi padusan. Bahkan tidak hanya berasal dari masyarakat Sleman saja, namun juga berasal dari kabupaten/ kota di DIY maupun dari luar daerah sepertinya Magelang, Klaten, dan Purworejo.

Wasita mengharapkan menjelang bulan Ramadhan 1432 H. tahun ini tradisi padusan di empat lokasi tersebut lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu diharapkan pihak pengelola lokasi padusan agar mempersiapkan dengan sebaik-baiknya menyangkut kebersihan, kerapian, keamanan maupun penyediaan jasa kuliner bagi pengunjung.

Dengan demikian pengunjung akan merasa nyaman dalam menjalankan tradisi padusan, dan berdampak positif terhadap ibadah puasa yang bakal dijalani selama bulan Ramadhan. Sebulan penuh tersebut  “Tutup wasita. “Anda warga Jogja dan sekitar mau kemana memilih tempat padusan ?  “ Patma w.

 

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi