Cucakrowo Hilang di Peredaran Kontes Ternyata Malah Menjadi Kelangenan Para Pengusaha
KOHBING PENGUSAHA EMAS /TOKO KRANGGAN JOGJA PENGHOBI BURUNG CUCAKRAWA
Majalahburungpas.com,salah satu burung kicauan yang satu ini cukup di gemari sebagai burung rumahan dan burung kelangenan para penghobis.
Sebelum tahun 2007 kontes burung berkicau ada kelas khusus cucakrawa dan cukup marak, namun menginjak 2010 an di kontes berkicau sangat jarang bahkan hilang di peredaran lomba berkicaua.
Venomena lomba yang nol kelas burung cucakrawa yang memiliki suara bisa ngerol ini,karena harga burung makin melangit, sehingga penghobi kecil atau tanggung ogah melirik meski burung walapun sangat bagus.
Nyungsep di lomba ternyata malah banyak yang mengincar untuk di breedingka, yang kini sepertinya cucakrawa menjadi kelangenan para pengusaha kelas atas untuk memilikinya.
Salah satu penghobi cucakrowo ialah Kohbing atau R.Herianto Kurniawan pemiliki toko emas kranggan Jl. Adisucipto 16. A Jogja 30 /8/2014 mengakui memiliki burung ini karena terbilang tidak mahal bagi dirinya.
Lebih lanjut, Herianto kepada majalahburungpas.com ini mengungkapkan, sebelumnya memiliki burung muray batu yang cukup gacor dan rajin bunyi, tapi burung kemudian saya ganti dan beralih ke cucakrawa.
Alasannya, burung ketika bunyi pakai jeda dan tidak terus menerus sehingga tidak dapat di nikmati suaranya.
Nah burung cucakrawa bisa demikian dan suaranya lantang ngerol dan bagus kemudian saya bisa menikmatinya, “kata Kohbing.
Soal harga kalau dapat orang bosan (jelehan) harganya bisa miring sebab sekitar 3,5 juta.
Beda saat kita yang nyari harga piyik umur 4 bulan saja Rp. 5 juta apalagi sudah bunyi seperti ini pasti lebih dari 7 jutaan,
Ini burung kelangenan yang akan saya pelihara, serta akan saya nikmati suaranya saat istirahat pungkasnya. Suara burungnya dapat pemirsa lihat di halaman PAS TV
Di sesi lain Mas Eko orang kepercayaannya sekaligus karyawan toko emaas Kranggan juga ikut senang paslanya buurng idaman bos sangat bagus dan rajin bunyi, itu cukup menghibur katanya.
Pantauan majalahburungpas.com elektronik, di tingkat peternak memang burung cucakrawa ini makin mahal, sebab burung produksi sepasang bisa lebih dari 23 juta, sedang piyik 1 bulan sekitar 4-5 jutaa, praktis hal ini penggemar alit tidak kuat, sehingga menjadi lahan bisnis pemiliki kantong tebal "Ym/sug/fid
