Bosan jadi pelomba, Nejing giat beternak kenari Yoksher
NEJING TENGAH MEMEGANG KENARI
Breeding Ocehan muatan majalahburungpas.com, Jeconia mungkin tak asing di telinga peternak kenari di Yogyakarta, pasalnya dia awalnya berangkat dari pelomba ocehan yang di kenal luas. Bosan dengan lomba karena tak ada ujungnya, maka Nejing mengorbitkan farm kenari bernama Jeconia, bahkan ini sebagai langkah banting setir agar hobi tetap menjadi sarang untuk mencari pendapatan.
Lalu apa tanggapannya setelah menjadi breeder kicauan kenari ? Waow ternyata Ia malah semakin di kenal dan memiliki segudang pemasukan dari menjual hasil anakannya. Dilain itu ” kata Nejing, dengan bermateri Induk kenari AF F1 F2 F3 York sher impor, 4 betina jantan Yoksher 4 import justru saya lebih menatap menatap masa depan dalam mengais rezeki yang hahal, karena menjadi breeder kicauan khususnya kenari tak sesulit yang kita banyangkan “ungkap Nejing saat di temui 13 april 2012 di Timur pasar telo karangkajen Jogja sambil memberikan rilis, total induk betina 25 ekor.
Terpantau setelah tekuni breeding, Jeconia Bird farm kenari ini, juga mampu mempekerjakan saudaranya sebagai perawat kandang dan piyik piyik, sehingga perawat itu mengaku senang, Saya bangga bisa ikut mengenyam hasil dari usaha menjadi peternak kenari “Kata Ujang yang masih saudaranya tersebut.
Nejing juga mengakui dalam menggeluti usaha ternak yang penting kemauan dan keseriusan untuk mau maju, dengan demikian tentu kedepan akan dapat lebih mengena apabila mampu mengelola dengan baik kata bapak Muda ayah dari satu putri tersebut.
Berbicara permintaan setiap usaha pasti ada marketnya, jadi saya tidak pesimis nyatanya pasar lokal DIY dan Jateng saja masih besar, “beber Nejing yang juga memiliki order dari luar Jawa, termasuk kalimantan ,namun masih belum terpenuhi karena terkendala pengiriman, saya akan berusaha melayani selain mengurus di karantina agar maket dan jaringan makin luas.
Sedang mengenai pasar yang sangat potensial seperti Permintaan piyik f1 dan f2, Yoksher lokal terus saja, penghobi terus memburunya, apalagi harga di farm Jeconia terjangkau, lihat saja anakan Yoksher lokal hanya 3,5-4 jutaan.
Kata Nejing sembari menunjukan dari sejumlah induk betina saat di tulisnya ini salah satunya baru saja netas 1.
Peternak ini dapat di hubungi di Karangkajen Mg III/1021 Depan pasar Telo Yogyakarta Hp. 085 729 352 727
BURUNG BIRAHI
Nejing bukan hanya lihai dalam memilih induk tetapi, untuk mendeteksi betina yang belum birahi di juga memiliki pengalaman, salah satunya buurng perlu polier sampai masa birahi, nah bila sudah masa birahi, maka akan di tandai pada pen dubur sudah berwarna merah, sedang kelincahan, serta sering mematuk koran alas sangkar juga merupakan tanda burung memasuki masa birahi, kata Nejing mengakhiri perbincangan dengan majalahburungpas.com ini. Red/Fiq
