Anis kembang mudah di ternak tapi hilang di peredaran lomba kicauan


ANIS KEMBANG MUDAH DI TERNAK HILANG DI PEREDARAN LOMBA KICAUAN

Media online – majalahburungpas.com  burung anis kembang atau punglor kembang di era tahun 2007 di lapangan  lomba burung berkicau Indonesia semarak, bahkan hampir  tiap  ada gelaran event di pastikan ada kelasnya.

Dengan  tampilnya burung kontes, barang tentu keberadaan burung makin di kenal sehingga bisa bernilai puluhan juta.

Sedang menarik yang lain saat marak lomba punglor kembang  lantas  bermunculan para breeder hingga dapat menggerakan sector peternakan dan berimbas peternak untung.

Namun sayang  5 tahun terakhir ini pantauan media PAS, sampai 12 Juli 2013 keberadaan burung punglor kembang hilang dari peredaran lomba, sehingga berdampak harga  burung murah dan peternak menjauhi.

Sejumlah penghobis dan peternakpun lantas terbesit untuk kembali mengorbitkan burung ini, walaupun di rasa sulit, karena ketika ada kelas khusus yang jumlahnya 60 gantangan dan tidak memenuhi kuota maka rugilah panitia sehingga kelas kembang di non aktifkan, Nah alasan inilah yang mampu mengilangkan di arena kontes burung berkicau Indonesia.

Meski demikian secara ekonomi, walaupun burung tersebut tak  di konteskan tetapi bila di bisniskan masih akan mampu menjadi ATM para breeder mania.

Beternak punglor kembang  sebenarnya lebih mudah bila di banding ternak punglor merah atau anis merah, bedanya di kontes burung kicauan anis merah selalu full sehingga berdampak panitia untung dan mampu menjadi bagian industry lomba kian bertahan.

Akankah burung anis kembang yang memiliki suara merdu itu bisa kembali naik pamor di hati peternak dan pelomba  ?    Fid”

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi