Petinggi & tokoh ketemu di lomba apa yang di bicarakan ?
KIRI CAK NOER CENDANA BF SURABAYA, KANAN SUHARSONO HBF
Lomba perkutut dapat menjadi perekat antar peternak, baik penggemar kecil maupun tingkat professional, dan bukan hanya itu saja ketika konkurs berlangsung juga menjadi ajang saling menjajaki hasil farmnya untuk saling tukar informasi.
Salah satu informasi yang di rangkum majalahburungpas yakni 2 peternak perkutut H. Noer Cholis Cendana bird farm Surabaya dan H.Suharsono Hbf farm Jogjakarta juga saling tukar informasi dan dialok mengenai produk produknya.
Ketua Korda P3SI Kota Jogja Suharsono, dalam percakapannya bermaksud akan membeli hasil breeding cendana bf, meski ia mengaku hanya sesuai kemampuan. Hbf besutan Suharsono memiliki 70 kandang sedang cendana lebih dari 80 kandang professional.
Sedang Noer Cholis menyambut baik maksud Bapak Suharsono tersebut, sehingga Dia juga memberikan tanggapan, perkutut dari cendana sudah banyak beredar di kung mania luar negri dan dalam negri.
Untuk itu bapak silahkan datang dan memantaunya dahulu, namun yang jelas, akan saya kasih harga yang terjangkau buat warga jawa tengah, karena merupakan poros tengah yang potensial “kata Cak Noer di sela - sela lomba perkutut Mangkunegoro cup 2013 di solo 28 april lalu. @fid
Sharing Berita
Berita Terkait
- Kumis kumis tebal saling mengintip
- Bupati Sampang Madura ternak perkutut & gemar lomba
- Pangeran kesleo lidah mataram IV moncer
- Konkurs Perkutut Mangkunegoro Cup Solo Sukses di gelar
