Mbah Madyo Utomo tak kalah dengan yang muda
MBAH MADYO UTOMO MASIH MAU BEKERJA KERAS DAN ENERJIK
Mbah Madyo Utomo adalah salah satu potret penggemar perkutut pinggiran, Ia mengaku warga kersen Bantul.
Pak tua ini masih saja gerak geriknya seperti anak muda dengan mengikuti lomba perkutut di lapangan Gabusan, bahkan Dia malah menjadi penancap bendera yang menjadi suruhan para juri untuk berpanas- panas ria.
Walaupun usianya mendekati 75 tahun tetapi tenaganya masih sigrak dan mau kerja keras, lompat sana, lompat sini mengikuti arahan yuri yang mengitari lapangan luas.
Usai bertugas, dia mengumpulkan bendera tanda bunyi dan koncer hingga memanggulnya, disamping tangan kanannya usil memegang sangkar perkutut.
Tolong mas ! saya di foto sebagai kenang kenangan anak putu "kata mbah Madyo kepada majalahburungpas.com beberapa waktu yang lalu tersebut.
Saat mengikuti lomba simbah ini, tak mengharapkan kejuaraan karena ia mengakui burungnya sudah sangat loyo dan tak mau gacor.
Wah aku ra di bayar we gelem mas, sik penting hepy, (wah aku tidak di bayar saja mau mas, yang penting gembira) "kata mbah madyo yang tampil dengan kepala plontos dan berkumis tebal putih bernada gembira tersebut " "red"
Sharing Berita
Berita Terkait
- Perkutut Lenggang Kencana tampil ngetop
- Kincir air Gabusan multiguna
- Gubernur DIY mendungkung pendirian koperasi dan home stay
