Kenapa produktifitas perkutut breeding tertinggi perkutut tangkaran alam rendah ?


breeding perkutut harus jeli

Majalahburungpas.com, beternak burung  perkutut  gampang  gampang  susah, seperti halnya pengungkapan peternak asal Bantul Bayu Hendarto, bahwa burung di alam dengan yang di kandang ternak  jelas berbeda.

Lebih rinci di paparkan perkutut  di alam liar produktifitasnya maksimal 3 pasang ( 6 ekor) selama setahun ‘kata Bayu, yang terpantau memiliki sekitar 80 kandang ternak tersebut.

Sedang  jika di breeding di kandang ternak produktifitasnya lebih bnyak dan ini bisa mencapai 3 pasang dalam sebulannya, hal ini tergantung sistem ternak perawatannya.

Burung bisa 3 pasang sebulannya kalau sistem ambil telur yang begitu telurnya keluar sepasang atau 2 butir kemudian di ambil engkramkan ke pasangan perkutut yang lain atau babu antu indukan.

LAMA NDAK LOMBA YANG PENTING PERKUTUT DADI DUWIT ALIAS LAKU BOSS.

Dalam beternak  setelah di ambil telurnya tak berapa lama kisaran  5 hari sampai dengan 7 hari akan kembali bertelur, dan begitulah dalam kurun setahunnya dan perkutut tersebut biasanya hanya akan macet dan ini akan di alami paling banter 1 - 2 bulan saja.

Pengalaman chalie bf, yang menggunakan bibit  perkutut dengan materi dari luar seperti Kpp, TL, Mlt, dan lain lain, yang di kenal memiliki darah  kuat turunan bagus memang layak di pertahankan.

Seperti pantauan awak media ternyata chalie bf juga banyak meracik bibit dan kombinasi farm sendiri serta dari peternak lain di Indonesia agar produknya semakin kualitas.

Dari sekian hasil beternak  burung perkutut, selama kurun waktu  tahun 2010-2013 sudah banyak mencatat kejuaraannya di DIY dan Solo seperti dari kandang Egle dengan materi wira kandang centuri yang merupakan anak dari TP 666 mampu menyabet juara 3 yunior di joglo semar Solo dan konkurs di DIY lainnya.

Bayu  meski 2 tahun absen di lomba di DIY tetapi dirinya tetep konsen ternak guna meraih kualitas dalam breedernya, terlebih tahun 2016 di prediksi lomba akan lebih sengit.

Menyinggung sistem ternak yang baik menurut Bayu, maka Sistem lain dalam ternak adalah  dengan pasangan indukan itu mengerami sendiri hingga menetas.

Kemudian setelah piyikan tadi berusia 5-7 hari lalu di angkat di lolohkan ke pasangan burung puter yang mengasuh dan melolohnya hingga berumur 1 bulan ‘Pungkas bayu yang tinggal di jalan Imogiri timur Bantul km 13.”red

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi