Jawara Perkutut Andalan Agiong Chieben, Cendana Wangi " Siap Bersaing di akhir Tahun dan Liga Liga 2015


AGING SAAT MEMONCERKAN CENDANA WANGI DI SURABAYA PAHLAWAN CUP 2014

Majalahburungpas.com penghobi perkutut Bapak Agiong yang satu ini saat konsen turun lomba sering moncer meraih juara baik regional LPPJ Jogja dan Liga di Jawa Tengah.

 Di kediamannya di jalan Gajah mada no. 39 Pakualaman Yogyakarta, ketika majalahburungpas ini  hadir di farmnya, Bapak Agiong  dalam beternak memang lebih mengedepankan kesabaran, dalam merawat burung burung lomba bahkan induk induk breeding perkututnya di rawat sedemiian rupa agar eksis di konkurs perkutut.

Ternak burung dan usaha perkutut memang harus di landasi kesabaran dan hati yang bersih.

sehingga kelak bila mendapatkan prestasi maka hal ini lumrah, “kata Agiong yang sempat  1 tahun lebh  absen di dunia perkutut tersebut.

Soal juara sudah banyak, seperti halnya di LPPJ dengan andalan perkutut Chieben 26 oktober 2014 moncer juara 2 kelas setengah kerekan,

sedang di  cendana wanginya di kelas hangging pahlawan cup 2014 juga meraih prestasi ke 8 dan ini berlanjut menjadi juara di lomba Solo  16/11/2014 sebagai juara pertama.

Dan di konkurs LPPJ putaran ke 10 Chieben nangkring di papan ke empat kelas dewasa.  

Yang menarik prestasi yang lain di Lomba Liga Tugu muda Semarang, besutan Agiong juga meraih prestasi, bahkan meraih point cukup lumayan 370 di kelas setengah kerekan, dan masuk kelas sementara  Liga semarang pada bulan November 2014.

 

AGIONG MONCER DENGAN PEGANG 2 PIALA DI PENGDA CUP SOLO

Sementara untuk menghadapi liga perkutut 2015 Bapak Agiong mengaku lebih konsentrasi dalam menggarap burung andalan, karena Dia mengacu prestasi harus lebih meningkat, bahkan tahun depan harus lebih baik dari pada tahun ini “demikian papar agiong kepada media ini.

Kini adanya liga liga perkutut dan lomba nasional bagi peternak merupkan ajang unjuk gigi dalam menaikan pamor hasil ternaknya, sebab tanpa ikut lomba dan belum pernah prestasi maka kualitas beternak burung masih menjadi ganjalan untuk lebih di kenal maupun melariskan burung burungnya. “Fid”

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi