Awas musim panca roba mengancam kematian perkutut


AWAS PERKUTUT SAAT CUACA EKSTREM

Redaksi,Majalahburungpas.com, halalaman kung mania, Para peternak perkutut perlu berhati hati dalam merawat perkututnya, apalagi mempunyai piyik yang baru menetas, kegiatan dan penanganan yang ekstra ketat, perlu di jalankan bila ingin dalam beternak sukses.

Tahun 2011 ini musim pancaroba selalu menyelimuti keadaan. Berbeda dengan tahun tahun yang sebelumya musim kemarau dan musim penghujan dapat diprediksi.

Tahun 2011 ini yang cuaca tak menentu kadang panas kadang dingin,melihat cuaca yang demikian, membuat kita sebagai peternak harus jeli dalam melihat situasi, hal agar perkutut dapat ditekan angka kerugian. Kematian, karena cuaca yang kurang bersahabat perlu di antisipasi

Memang fenomena alam, manusia tak dapat tahu secara persis,  karena itu kehendak Tuhan Yang maha Esa, namun yang lebih pantas,  kita dalam merawat ternak di anjurkan berusaha yang lebih baik dan menghindari musibah.

Data menunjukan di berbagai tempat ternak yang kami kunjungi dapat kami simpulkan sehabis keliling dari  beberapa daerah dan peternak,  semisal

Ujang Bf Jogja,Wawan Widya Klaten dan beberapa peternak perkutut di Solo dan juga yang lainnya yang berhasil  kami koling Via Hp, hampir semua peternak mengalami gangguan di saat musim pancaroba seperti ini, bahkan bila penanganannya kurang cepat dan tepat banyak berujung perkutut mati yang mengakibatkan rugi.

Ciri burung terkena gangguan musim pancaroba dan penangannya

Burung yang terjangkit penyakit karena pancaroba, biasanya bulunya tampak berdiri dan kusam, warna juga tidak cerah, bila burung di pegang terasa kurus/gepeng/kerempeng,dan malas makan serta bunyi, bila mau makan dalam temboloknya juga terlihat kembung, (dan yang lebih parah terjadi berak hijau dan putih, biasanya 3 s/d 5 hari  burung akan mati, disinyalir 75 % juga kebanyakan, bila sudah ada tanda tanda seperti ini, di sekujur tubuh akan kaku alias mati)

Penanganannya : Bersihkan selalu kandang, tempat makan dan minum ganti pula minuman yang sudah lama/basi. Bagi yang sudah terkena seperti (red) di atas perlu di pisahkan ke tempat yang lain.

Periksa/di diaknosa seperti misal tembolok dan lainnya tersebut secara cermat. Kemudian sterelisasikan ke tempat yang lebih aman  terlindung dari segala  gangguan. Jauh kan dari angin yang berhembus, kemudian berikan lampu penerangan sebagai penghangat tubuh secukupnya. Bila ada sinar matahari jemur pula secukupnya (bagi yang sehat)  

Penanganan yang jelas terdeteksi terserang berak hijau/ Putih/kapur berikan obat obatan yang menyehatkan, obat tersebut bisa berupa pil, kapsul, cairan atau yang lainnya.

Untuk obat alami bagi tembolok yang sudah terkena seperti dalam muatan ini, bisa di berikan jamu alternative yaitu berupa daun pepaya yang sudah di tumbuk untuk ambil airnya, kemudian di berikan perkutut tersebut, Cara pemberian gunakan speet untuk memyemburkan obat/jamu cairan tersebut dengan hati hati.

Bagi burung yang sudah mati harus dijauhkan dan di kubur dalam, bila perlu di bakar. Demikian semoga bermanfaat (Fid/to   

 

 

Sharing Berita

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi