Awalnya tak terlintas beternak "kini bisa mandiri"
abdul basid di kandang perkutut CMN Bf
Perlahan lahan tapi pasti “itulah tajuk berita majalah burung pas.com kali ini” Kini menjadi penggemar perkutut merupakan kebanggaan tersendiri, sebab dunia perkutut bukan hanya sekedar hobi yang menguras energi. Menjadi peternak perkutut bagi Abdul basid tak terlintas di benaknya, apalagi ternak burung perkutut itu belum pernah di jalaninya. Sejak tahun 1997 awal melirik dan membuka tabir perkutut untuk di tekuni.
Kiprah Abdul basid kini makin di kenal public terutama kung mania, apalagi di lomba lomba regional dan nasional seperti bengawan solo cup hasil ternaknya mampu mendulang prestasi di papan kedua kelas piyik setengah kerekan. Jawaranya juga selalu silih berganti, dan Diplomat yang moncer di bengawan solo cup ini adalah orbitan dari ring dan kandangnya.
Abdul basid menjelaskan, “semenjak bermukim di solo dan beternak perkutut, mengakui usaha ini mampu menambah pengetahuan dan relasi, selain keuangan, buktinya dulu saya hanya mampu mengontrak satu kamar saja, tetapi setelah beternak Alhamdulilah, bisa bikin kandang sebagi tempat untuk mengembangkannya “kata Dul sapaannya.
Diplomat anak kandang Blacstar dengan materi induk palem sk 37 yang memiliki darah juga cucu Aljazair kemudian yang di kawin silangkan dengan ring cmn kandang emiral. burung ini awalnya dari peternak ALG-1 berdarah Tp 666. Kerika media ini di farm Cmn yang dekat dengan komplek pabrik jamu konimex. terpantau Bird farm Cm nada 17 kandang. “Demikian pemirsa sekilas info teman kita ini, majalah burung pas mengabarkan. red * hp Abdul basid. 0817250124/081329169000
Sharing Berita
Berita Terkait
- 1 kampung demam perkutut " Widodo Solo Borong perkutut trah palem Bf
- Juara Lomba Bengawan Solo Cup 2011
- Abdul Basid Solo Siapkan Stok Amunisi "Prestasi makin membayangi
