Tunjangan Hari Raya Berefek Kampung Halaman Ekonominya Berputar
KOHBING TENGAH BERSAMA ANGGOTA TNI AL
Yogyakarta mediia hobi majalahburungpas.com warta soasil dan keagamaan, hari raya Idul tahun 1439 H /2018 menjadi momentum yang terbaik bagi sesama untuk saling bermapan. Saat lebaran kita tak bisa lepas dari kata THR sehingga para peraih uang saku dari perusahaan berdampak positip.
Sementara bagi karyawan yang pulang kampung akan banyak memilih jalur yang baik agar cepat sampai kampung halaman dengan cara melewati jalan lintas mapun jalan Tol.
Selesainya pembangunan jalan tol dan bandara baru bisa memanfatkan sehingga arus dan pemudik terasa lancar bahkan terkiat biaya bisa efisien.
Setiap tahun mudik masyarakat Indonesia dalam menghadapi lebaran idul fitri telah menjadi tradisi nasional, Libur lebaran bagi karyawan dan pegawai tentu ini tidak bisa dilepaskan apa yang di kenal dengan Tunjangan Hari Raya atau THR.
Pemerintah sendiri itu sendiri telah memberikan aba-aba bagi perusahaan untuk dapat memerikan THR sebagai kewajibannya menjelang Idul Fitri, karena memang bagi para pegawai baik swasta maupun perusahaanya lainnya THR merupakan hal yang ditunggu-tunggu.
Alasan ini sangatlah tepat karena saat tiba Idul Fitri beragam kebutuhan keluarga meningkat tajam bahkan tak bisa terhindarkan seperti belanja baju baru,menjamu kerabat keluarga dan tamu yang berniat silaturohmi, bahkan dalam hari raya ini tradisi memberi uang menjadi bagian sodaqoh an infak dalam hari raya idul fitri.
Di hari lebaran juga tak terhindarkan biasanya juga ada saja acara reuni bersama teman-teman semasa sekolah dengan pertemuan tersebut tentu akan sangat ganjil jika tak keluar biaya, bahkan perasaan ingin dilihat sebagai sosok sukses selama bekerja di perantauan yang ditekuni menjadi bagian dari pengeluaran maka THR tentu sangat bermakna bagi siapapun.
Sementara itu Pegawai Negeri Sipil sudah cuti bersama sejak 11 Juni hingga tanggal 20 Juni 2018. Masa Idul Fitri dengan liburan yang panjang menjadi moment istimewa bagi karyawan dan keluarganya untuk menikmati hasil dan jerih payah selama bekerja.
Tentunya juga sangat penting sebagai penghormatan bahkan mendapatkan THR dari tempat bekerja apapun instansinya membuat para karyawan sangat merasa dihargai rang jawa bialng di uwongke atau di manusiakan yang lebih berarti bagi pemilik perusahaan sehingga setelah usai idul fitri dan kembali bekerja karyawan lebih giat dan bertanggung jawan akan pekerjaannya.
Tentu pula beda kenangan bagi karyawan yang tidak mendapatkan THR maka ada kemungkinan mereka merasakan perusahaan tempatnya bekerja di pandang tak bonafit atau tak menjanjikan, dengan demikian karyawan di suaatu perusahaan pasca lebaran bisa berpindah karena THR saja tak di pikirkan.
Bagi perusahaan besar pemberian THR juga bisa sebagai branding perusahaan untuk menjadikannya lebih terpercaya, nah lewat muatan ini maka perusahaan jelaslah bila memberikan THR tidak akan merugi sebab pasca lebaran dan masuk kerja pimpinan akan lebih dekat dan mendorong karyawannya lebih mencintai pekerjaannya sehingga ini akan berimbas produktivitas karyawan optimal.
Di akhir perbincangan dengan pastvnews.com, group majalahburungpas.com, Kohbing menjelaskan, sementara libur lebaran yang panjang bisa efek positif dapat meningkatnya perekonomian di daerah-daerah atau di Desa desa karena bagian dari mudik tersebut menjadi sebuah perputaran penyebaran keuangan yang bisa merata hingga ke ranah tempat wisata akan menggeliat karena Idul Fitri sedang THR mampu membuat kampung halaman semarak.
Owner Toko Mas Kranggan Jogja tersebut mengatakan pemberian angpao kepada para relasi dan karyawan di akhir ramadan 2018 juga sudah menjadi tradisinya ' tim red
Sharing Berita
Berita Terkait
- Penyuluh pertanian memiliki andil penting dalam transfer teknologi pertanian,
- Kedamaian banyak persaingan 'Lomba perkutut ramaikan Wonosari Gunungkidul
- Perdana Mentri Mahatir Mohammad Malaysia
- Desa wisata mampu menghidupkan tradisi yang mulai hilang mampu memelihara keunikan seni dan budaya lokal